Pasaman Barat, Suaraparalegal.com
Pembangunan drainase sepanjang 152 meter di jalan Kelompok Tani Marapak Hortikultura jorong Sungai Jernih, Nagari Sungai Jernih Talu, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat telah rampung dikerjakan menggunakan anggaran tahun 2025 dari Dana Dinas Pekebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura provinsi Sumatra Barat.
Proyek ini merupakan salah satu program prioritas pemerintahan provinsi dalam meningkatkan infrastruktur lingkungan, terutama untuk mengatasi masalah banjir dan penyumbatan air yang sering terjadi saat musim hujan dan untuk kelangsungan aliran air di persawahan masyarakat setempat.
drainase pertanian ini sebagai mana kita ketahui membuang kelebihan air dari zona perakaran untuk menciptakan kondisi tanah ideal (aerasi & kelembaban seimbang), sehingga meningkatkan produktivitas tanaman dengan memungkinkan penanaman lebih awal, mengurangi penyakit, memperbaiki struktur tanah, dan membuat operasi lapangan lebih efisien, yang pada akhirnya meningkatkan hasil panen dan nilai ekonomi lahan.
Pembangunan drainase ini sangat penting untuk memperbaiki sistem aliran air di desa dan mengurangi risiko kerusakan jalan serta lahan pertanian akibat air yang tergenang. Pembangunan drainase ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur persawahan masyarakat, Dengan adanya drainase yang baik, kami berharap masalah banjir dapat diminimalisir dan kenyamanan warga dalam beraktivitas semakin terjamin.
Proyek drainase yang dibiayai dari Anggaran Belanja Daerah Provinsi (APBD) Sumatra Barat dengan pagu Dana 162.459.000.00 Seratus Enam Puluh Dua Juta Empat Ratus Lima Puluh Sembilan Ribu Rupiah ini memakan waktu pengerjaan sekitar Satu Setengah Bulan 45 (Empat Puluh Lima)Hari Kalender Pembangunan drainase ini membentang di beberapa titik pengairan sawah, terutama di kawasan pemukiman penduduk dan lahan pertanian yang sering terendam air.
Palaksanan Oleh Cv. Bimer Jaya, dan konsultan Pengawas Cv Archi Tecture Mechanical Consultant menjelaskan bahwa proses pembangunan drainase berjalan sesuai rencana dan melibatkan partisipasi aktif “Kami memastikan bahwa pembangunan ini dilakukan dengan kualitas yang baik. Kami juga turut membantu dalam pengawasan proyek, sehingga transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga,” Saat di Investigasi Media Suaraparalegal.Com dilapangan
Selain itu, masyarakat Sungai Janih Talu Pendi sangat menyambut baik penyelesaian proyek ini, Warga yang tinggal di sekitar area drainase mengaku merasakan manfaat langsung dari pembangunan tersebut.
Lebih lanjut pendi mengungkapkan bahwa sebelumnya genangan air sering terjadi di depan rumahnya saat hujan lebat. “Sekarang, dengan adanya drainase ini, udara langsung mengalir lancar dan tidak lagi menyebabkan penumpukan. Kami sangat bersyukur,” katanya.
Kita berharap Pemerintah provisi Sumatera Barat untuk merencanakan pemeliharaan secara berkala untuk menjaga kondisi drainase agar tetap berfungsi optimal, serta akan melanjutkan pembangunan drainase di wilayah lain yang masih membutuhkan. Rencana ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas hidup warga Sungai Janih mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Pandi menambahkan untuk provinsi Sumatera Barat untuk lebih meningkatkan pembangunan infrastruktur desa agar semakin nyaman dan aman bagi seluruh warga. Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi Sumatera Barat untuk memanfaatkan anggaran secara tepat guna dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.”
Dengan selesainya pembangunan drainase sepanjang 152 meter ini, masyarakat diharapakan untuk menjaga dan mehghiana drainase dan infrastruktur desa yang lebih baik diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan bagi masyarakat suangai Janih Talu khususya masyarakat Pasaman Barat Sumatra Barat Tutupnya.
(Hakimi)
